Senin, 23 Agustus 2010

Home » » Surga AkanJauh Bagi Orang Sombong

Surga AkanJauh Bagi Orang Sombong

SOMBONG dalam bahasa Arab dikenal dengan nama "TAKABBUR". Kata ini berasal dari kata "Kabura" yang artinya besar. Lalu terderivasi menjadi "Takabbur". Takabbur atau sombong diartikan sebagai sifat membesar-besarkan sesuatu selain ALLAH SWT.

Takabbur juga semakna dengan "ta'azh-zum", yang berarti menampak-menampakkan keagungan dan kebesaran dan merasa agung serta besar. Juga diartikan sebagai sikap menolak kebenaran dan merendahkan orang lain. Hal ini berdasarkan diktum Rasulullan Saw yang diriwatkan oleh Imam Muslim yang mengatakan : "Takabbur (Sombong) adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain".
Sombong menjadi sumber kebiasan memaki dan menghina orang lain. Di samping itu akan menjadi pemicu karakter arogansi, apriori, dan menimbulkan kemalasan belajar. Selain itu, sombong merupakan sumber sifat dendam. Orang yang memiliki sifat tersebut dipastikan akan selalu berorientasi membalas dendam.Juga sebagai sumber kemalasan beribadah dan beramal.
Sifat atau karakter sombong sangat dicela oleh ALLAH. Beberapa dalil mempertahankan hal itu. Di antaranya QS an-Nahl (16):23 dan az-Zumar (39):27. Demikian juga sesuai dengan Firman ALLAH dalam QS an-Nisaa (4):36 yang berbunyi : "Sesungguhnya ALLAH tidak menyuai orang-orang yang sombong dan membangga-bangga diri".
Lalu QS Lukman (31):18, berbunyi : "Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya ALLAH tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri". Juga hadis Rasulullah yang diriwayatkan Imam Muslim : "Tidaklah masuk surga orang yang di dalam hatinya ada penyakit sombong meskipun hanya sebesar zarrah".
Yang berbahaya bagi orang yang sombong karena ahli ibadah. Sering kali karena merasa lebih baik pengabdiannya kepada ALLAH sehingga merasa diri yang paling suci dan paling layak masuk surga, yang lain masuk neraka.
Dan hal ini juga ditegaskan ALLAH dalam QS an-Najm (53):32, yang berbunyi : "Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan) kamu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu, maka janganlah kami mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertaqwa".
Sombong atau takabbur merupakan sikap yang tak terpuji. Lawan dari sifat ini adalah tawadhu yaitu suatu sikap merendah tanpa menghinakan diri. Orang tawadhu bersikap menerima dan tunduk di hadapan kebenaran.
Namun ulama membagi tawadhu menjadi dua, yaitu tawadhu yang terpuji dan tercelah. Tawadhu yang terpuji yaitu rendah diri kepada ALLAH dan tidak mengangkat diri di hadapan hamba-hamba ALLAH.
Sedangkan tawadhu yang dibenci yaitu tawadhu kepada seseorang karena menginginkan dunia yang ada di sisinya. Motifnya adalah materi atau keduniawian.
Bahkan bagi orang sombong, ALLAH mengancamnya dengan neraka jahanam. Ini sesuai dengan Firman ALLAH dalam QS az-Zumar (39):72.

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mali Siparappe, Rebba Sipatokkong, Malilu Sipakainge, Sipakatau Sipakalebbi.
Komentar sahabat-sahabat sangat membantu saya untuk lebih baik "TERIMA KASIH SEBELUMNYA"
Bila sahabat-sahabat ingin TUKERAN LINK klik aja DI SINI

Bursa Jual Beli dan Sewa Menyewa